Gaya millenial belanja Al-Qur'an dan produk Islami

Alasan Kenapa Nabi Isa yang Membunuh Dajjal, Bukan Nabi Muhammad saw.?

Jika ditanya Alasan Kenapa Nabi Isa yang Membunuh Dajjal, Bukan Nabi Muhammad saw.? maka mari kita jawab dengan dalil yang valid, bukan dari kepala kita sendiri.

Assalamu Alaikun Warahmatullahi Wabarakatuh. Jumpa lagi teman-teman TrendQuran Family dan pecinta segmen Islam Populer di blog channel islami TrendQuran Family ini.

Semua umat muslim pasti tau dan bahkan wajib tau siapakah nabi Isa as. Dan bukan cuma itu, iman seorang muslim hanya akan sempurna jika ia mengimani nabi isa sebagai salah satu nabi dan rasul pilihan Allah swt, dari 25 nabi yang wajib mereka Imani.

Nabi Isa adalah nabi yang khusus diutus untuk kaum bani Israil karena kesesatan yang mereka lakukan setelah masa kenabian Nabi Musa.

Baik umat Muslim maupun Nasrani sudah mengenal betul sosok nabi Isa as. Terutama pada mukjizat yang diberikan Allah kepadanya, mulai dari proses lahirnya yang tidak biasa, dimana beliau lahir tanpa ayah, hingga mukjizat luar biasa lainnya seperti berbicara saat masih bayi, menyembuhkan orang buta, hingga menghidupkan yang mati.

Namun sehebat apa pun mukjizat yang diberikan Allah swt. kepada Nabi Isa as. Tetaplah tak setinggi kemuliaan dari mukjizat yang dikaruniakan oleh Allah kepada Nabi Muhammad saw., yakni Al-Qur’anul Karim.

Lalu pertanyaannya, Jika Nabi Muhammad saw. adalah nabi terakhir dan nabi sekaligus rasul yang paling mulia di sisi Allah, lalu kenapa Allah memilih nabi isa untuk membunuh dajjal

Atau pertanyaan serupa, kenapa nabi Isa turun ke bumi melawan dajjal, bukan nabi Muhammad sebagai nabi terakhir dan nabi tercinta Allah swt.

Tapi sebelum itu, biar dapat amal jariyah, jangan lupa subscribe dan share video ini ke berbagai sosial media. Karena Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur`an dan mengajarkannya.”

Dan satu lagi, simak video ini sampai selesai biar tidak salah paham.

Alasan Kenapa Nabi Isa yang Membunuh Dajjal

(Sempatkan tonton video di atas)

Berita soal akan kedatangan Nabi Isa di akhir zaman sudah sangat jelas disampaikan dalam beberapa ayat alQur’an dan hadis sahih. Nabi Muhammad memang sudah menegaskan bahwa bukan beliau yang akan diutus membunuh dajjal, sebagaimana disebutkan bahwa “Jika Dajjal telah keluar dan saya masih hidup maka saya akan membela (menjaga) kalian, namun Dajjal keluar sesudahku” (HR. Ahmad)

Atau dalam hadis yang lebih spesifik disebutkan dalam Tafsir Al Kabir bahwa “Sesungguhnya ia Nabi Isa itu akan turun (ke bumi), dan membunuh dajjal’. Kemudian, sesungguhnya Allah akan mewafatkan Nabi Isa setelah itu.”

Demikian pula dalam Al-Qur’an, hal ini sudah disinggung

“Dan sungguh, dia (Isa) benar-benar menjadi pertanda akan datangnya kiamat. Karena itu, janganlah kamu ragu-ragu tentang (kiamat) itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.” (QS Az-Zukhruf (43): 61)

Nah, kembali ke pertanyaan awal kita: kenapa Allah memilih nabi isa untuk membunuh dajjal, bukan Nabi Muhammad?

Penting dipahami, baik umat muslim maupun Nasrani atau Kristen bahwa sesungguhnya Nabi Isa as. hanyalah nabi yang diutus oleh Allah, ia sama sekali bukan Tuhan, apalagi penjelmaan dari Tuhan.

Bahkan, Yesus yang diyakini umat nasarani saat ini sebagai sosok Nabi Isa dalam bahasa umat Muslim adalah sama sekali bukan orang yang sama. Melainkan, ia adalah orang yang berbeda yang diserupakan dengan Nabi Isa. Karna nabi isa atau Yesus, sama sekali tidak disalib dan dibunuh.

Hal ini sudah ditegaskan dalam Al Qur’an:

“dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,” padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa..”. (QS. An Nisa’/4: 157)

Dan pada ayat 158 dilanjutkan:

…Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS An-Nisa’ (4): 157-158)

Jadi jelaslah alasan mengapa Nabi Isa as. yang harus turun ke bumi di akhir zaman, bukan nabi Muhammad? Ya, karena umat yang melakukan kesesatan terhadap status kenabian Nabi Isa dan ragu soal siapa yang mereka salib adalah umat nasrani sendiri, dan bahkan yang menjadikan Nabi Isa sebagai Tuhan mereka juga dari umat Nasrani.

Sehingga, itulah sebabnya nabi yang harus meluruskan kesalahpahaman mereka adalah dari nabi mereka sendiri, yaitu Nabi Isa as, bukan Nabi Muhammad saw.

Dan turunnya nabi Isa di akhir zaman juga untuk mematahkan keyakinan orang-orang Nasrani  bahwa orang yang disalib tersebut adalah orang yang berbeda. Karena nyatanya, nabi Isa di zaman itu diturunkan kembali oleh Allah.

Alasan kedua, kenapa nabi Isa yang turun ke bumi melawan dajjal, bukan nabi Muhammad

Ya, karena di akhir zaman nanti Romawi (Nasrani) adalah bangsa mayoritas. Allah ingin menunjukkan kedustaan dan kepalsuan apa yang mereka adakan atas nama Allah terhadap Isa bin Maryam yang mereka nyatakan sebagai penebus dosa dan anak Allah.

Dan juga, karena pada saat nabi Isa as. diturunkan nanti, ia juga akan mematahkan salib dan membunuh babi yang mana keduanya adalah simbol keingkaran mereka pada Tuhan. Sebagaimana dalam hadis disebutkan:

“Dan demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sudah dekat saatnya di mana akan turun pada kalian (‘Isa) Ibnu Maryam as. sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah (upeti/pajak), dan akan melimpah ruah harta benda, hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya.” (HR. Bukhari)

Alasan Ketiga diturunkannya nabi Isa di akhir zaman dan bukan Nabi Muhammad adalah untuk menegaskan kemuliaan nabi Muhammad dan juga kebenaran ayat yang disampaikan oleh Al-Qur’an sebagaimana dalam disebutkan dalam surah As-Saff ayat 6:

Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, “Wahai Bani Israil! Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu, yang membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang Rasul yang akan datang setelahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Namun ketika Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata, “Ini adalah sihir yang nyata.” (QS. As-Saff/61: 6)

Dan bukti nyata soal penegasan ini sangat jelas ditunjukkan pada awal diturunkannya nabi Isa kembali di akhir zaman tersebut, dimana Nabi Isa, atau Yesus yang menurut pemahaman umat Kristen, bukannya datang dan beribadah ke gereja, melainkan akan ikut sholat dalam masjid dan bahkan menjadi makmum di masjid tersebut.

Sebagaimana dalam riwayat disebutkan:

“Senantiasa ada segolongan dari ummatku yang berperang demi membela kebenaran sampai hari Kiamat.” Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maka kemudian turun Nabi ‘Isa bin Maryam Alaihissallam, kemudian pemimpin golongan yang berperang tersebut berkata kepada Nabi ‘Isa: ‘Kemarilah, shalatlah mengimami kami.’ Kemudian Nabi ‘Isa menjawab: ‘Tidak, sesungguhnya sebagian kalian adalah pemimpin atas sebagian yang lain, sebagai penghormatan bagi umat ini.” (HR. Muslim)

Jadi jelas sudah bahwa diturunkannya nabi isa di muka bumi kelak di akhir zaman sekaligus menjadi jawaban bahwa Ia hanyalah Nabi dan sama sekali tidak beragama Nasrani, tapi seorang muslim yang taat.

Alasan logis lainnya diturunkannya kembali nabi Isa di akhir zaman adalah karena memang Nabi Isa atau Yesus bagi umat Kristen, sama sekali belum meninggal dan baru akan meninggal setelah menyelesaikan tugas terakhirnya, yaitu meluruskan kesalahpahaman tentang dirinya sebagai Tuhan dan membunuh Dajjal yang merupakan musuh ummat beriman di akhir zaman.

Sebagaimana diabadikan dalam Al-Qur’an :kenapa allah memilih nabi isa membunuh dajjal

“Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.” (QS An-Nisa’ (4): 159)

Memang Allah swt. Maha Berkuasa atas suatu hal, termasuk pada kematian. Namun hukum alam juga tetap berlaku, dimana orang yang terlahir dimuka bumi ini, tentu juga harus melalui proses kematian sebagaimana di alami nabi lainnya. Dan kematian Nabi Isa bukanlah di zaman Bani Israil, namun di akhir zaman nanti.

Dalinya jelas disebutkan bahwa:
Di zamannya, Allah akan menghancurkan seluruh agama kecuali Islam. Dan Allah akan membunuh al-Masih ad-Dajjal. Kemudian terciptalah keamanan di muka bumi, hingga singa dengan unta mencari makan (di tempat yang sama) dan (demikian pula) harimau dan sapi, juga serigala dan kambing, serta anak-anak kecil bermain-main dengan ular tanpa membahayakan mereka. Beliau tinggal selama empat puluh tahun, kemudian wafat dan kaum Muslimin menshalatkannya.”

Oke, teman-teman sahabat segmen Islam Populer channel TrendQuran Family. Cukup sampai di sini pembahasan kita soal alasan kenapa Allah memilih nabi isa untuk membunuh dajjal. Jangan lupa tonton video lainnya soal akhirat dan ilmu fiqih di channel ini.

Jika ada salah kata mohon kritikannya lewat komentar di bawah. Lebih dan kurangnya mohon dimaafkan.

Jika suka video ini silahkan share ke berbagai sosial media.

Sekian dari kami. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d blogger menyukai ini: