Gaya millenial belanja Al-Qur'an dan produk Islami

5 Amalan untuk Melewati Jembatan Sirotol Mustaqim

Jumpa lagi teman2 channel TrendQuran Family! Pada kesempatan ini kita akan mengulas soal jembatan shiratal mustaqim dalam al quran. Jadi sahabat pecinta shiratal mustaqim official TV, apa yang telah diulas oleh Ustadz Hanan Attaki dan Adi Hidayat akan diulas lebih lengkap di sini. Adapun soal masjid shiratal mustaqim samarinda dan Gunung Raung bridge, jika ada waktu kita bahas dikesempatan lain.

Jadi, kelak di hari kiamat, semua orang mulai dari Nabi Adam hingga umat terakhir, sebelum mencapai pintu surga, mereka harus melewati ujian berat, yaitu melintasi Shiratal Mustaqim yang membentang di atas Neraka.

Barang siapa yang selamat melintasinya, maka ia akan masuk surga.

Akan tetapi, barang siapa yang gagal melintasinya, maka ia akan jatuh ke dalam neraka.

Bukan tanpa alasan, kenapa saat-saat melintasi jembatan Shiratal Mustaqim begitu ditakuti oleh semua manusia? Ya, karena dalam hadis disebutkan:

“Dan Neraka Jahannam itu memiliki jembatan yang lebih tipis dari rambut dan lebih tajam dari pedang. (HR. Ahmad)

Dalam riwayat lain disebutkan:

”Shirath itu setajam pedang dan sangat menggelincirkan.” Nabi melanjutkan: ”Lalu mereka melintas sesuai dengan cahaya yang mereka miliki… (HR. Al-Hakim)

Selain itu, lanjutan hadis yang sama menyebutkan:

…Di atasnya ada besi-besi yang berpengait dan duri-duri yang mengambil siapa saja yang dikehendaki Allah. (HR. Ahmad)

Namun, sahabat TrendQuran Family yang taat tak perlu risau. Karena keadaan setiap orang yang melintasi shiratal mustaqim berbeda-beda. Semakin taat seseorang kepada Allah dan RasuluNya, maka akan semakin mudah melintasinya.

Dari lanjutan hadis sebelumnya kemudian disebutkan:

… Dan manusia di atas jembatan itu ada yang (melintas) laksana kedipan mata, ada yang laksana kilat dan ada yang laksana angin, ada yang laksana kuda yang berlari kencang dan ada pula yang laksana onta berjalan. (HR. Ahmad)

Sahabat TrendQuran Family juga harus tau, saat melintasi shiratal mustaqim tersebut maka setiap orang akan dibekali cahaya untuk melintas agar tidak tersesat dalam kegelapan. Sebagaimana disebutkan dalam hadis:

Adapun di atas jembatan (shiratal mustaqim) Allah memberikan cahaya kepada setiap orang beriman dan orang munafiq. Bila mereka telah berada di tengah jembatan, Allah-pun segera merampas cahaya orang-orang munafiq. (HR. Thabrani)

Dan dalam hadis lain disebutkan pula, sebagaimana telah disebutkan di atas:

”Shirath itu setajam pedang dan sangat menggelincirkan.” Beliau melanjutkan: ”Lalu mereka melintas sesuai dengan cahaya yang mereka miliki. (Al-Hakim)

Lalu apa saja amalan-amalan selamat dari shiratal mustaqim yang bisa menjadi penolong dan tidak terjatuh ke dalam neraka yang mengerikan itu?

Sebelum itu, kami mau menyampaikan bahwa ada banyak pertanyaan soal ini, di antaranya:

  • hadits tentang jembatan sirotol mustaqim
  • doa allahummahdina sirotol mustaqim
  • amalan ihdinas sirotol mustaqim
  • 5 amalan untuk melewati jembatan sirotol mustaqim
  • panjang jembatan shiratal mustaqim
  • 7 golongan yang melewati shirath
  • doa melintasi jembatan
  • bagaimana cara manusia melewati shirath untuk menuju surga

Tapi, yang akan kita jawab pada kesempatan ini hanya terkait…

Baca juga: Alasan Para Artis Memilih Mualaf

5 Amalan untuk Melewati Jembatan Sirotol Mustaqim

amalan untuk melewati jembatan sirotol mustaqim

Nah, AMALAN PERTAMA, untuk bisa selamat dari jembatan yang mengerikan tersebut dan cahaya kita tidak dihilangkan oleh Allah adalah jangan menjadi orang munafik. Masih ingatkan teman2 3 kriterinya? yaitu:

  1. apabila berkata ia berbohong
  2. apabila berjanji mengingkari, dan
  3. apabila dipercaya mengkhianati

Dan bagi orang yang beriman, untuk mendapatkan cahaya penuntun melewati shiratal mustaqim tersebut, telah disebutkan dalam QS. Al-Hadid/57 ayat 11-12 :

”Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak, (yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mu’min laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka…

Itulah ayat yang menyinggung soal cahaya yang kelak menuntun kita melewati shiratal mustaqim.

Dan dari ayat ini dipahami bahwa…

AMALAN KEDUA sebagai syarat untuk memperoleh cahaya tersebut adalah dengan BANYAK BERSEDEKAH DENGAN IKHLAS (BUKAN karena RIYA).

Dan adapun amalan selanjutnya agar mendapat cahaya bantuan melewati shiratal mustaqim adalah sebagaimana disebutkan pada QS. At-Tahrim [66] ayat 8 :

”Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan Taubatan Nasuhan (taubat yang semurni-murninya), mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka…

Jadi, AMALAN KETIGA agar mendapat cahaya dan selamat saat melewati shiratal mustaqim adalah dengan melakukan Taubatan Nasuha.

Artinya, jika sahabat TrendQuran Family pernah melakukan dosa besar atau merasa belum melakukan ibadah wajib dengan benar maka segeralah bertobat dan berhenti selama-lamanya dari dosa tersebut dan mulailah berbuat baik.

Dan AMALAN KEEMPAT agar dapat berhasil melintasi shiratal mustaqim dan tidak jatuh ke dalam lembah neraka yang mengerikan adalah dengan senantiasa melindungi sesama muslim dari kejahatan orang munafik dan orang lain umumnya.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis:

“Barangsiapa melindungi seorang Mukmin dari kejahatan orang Munafik, Allah akan mengutus malaikat untuk melindungi daging orang itu –pada hari Kiamat– dari neraka jahannam. Barangsiapa menuduh seorang Muslim dengan tujuan ingin mencemarkannya, maka Allah akan menahannya di atas jembatan neraka jahannam hingga orang itu dibersihkan dari dosa perkataan buruknya.” (HR. Abu Dawud)

Dengan kata lain, senantiasa menjadi penolong terhadap orang lain dari kejahatan adalah amalan yang disukai oleh Allah dan menjadi penyelamat kita saat melintasi shiratal mustaqim.

AMALAN KELIMA selanjutnya yang menjadi penolong seseorang melewati shiratal mustaqim adalah orang yang senang berjalan menuju masjid dalam kegelapan demi untuk melaksanakan shalat wajib berjamaah.

Sebagaimana dalam hadis disebutkan:

“Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan menuju masjid-masjid dalam kegelapan dengan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat.” (HR. Ibnu Majah)

Oleh karena itu sahabat TrendQur’an Family, terutama pada sholat Maghrib, Isya dan Subuh selalulah sempatkan diri sholat berjamaah di masjid karena ini pulalah yang membedakan kita dari orang-orang munafik yang juga jadi penyebab banyak orang gagal melintasi jembatan shiratal mustaqim dan terjatuh dalam neraka yang panas dan mengerikan siksaannya. Naudzu billahi min dzalik.

Video:

Terakhir, lakukan AMALAN DOA HARIAN berikut ini, AGAR DIBERIKAN CAHAYA DAN DIMUDAHKAN MELEWATI JEMBATAN SHIRATAL MUSTAQIM

Adapun doanya:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَعَنْ يَمِينِي نُورًا وَعَنْ يَسَارِي نُورًا وَفَوْقِي نُورًا وَتَحْتِي نُورًا وَأَمَامِي نُورًا وَخَلْفِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا

“Ya Allah jadikanlah cahaya dalam hatiku, dalam penglihatanku, dalam pendengaranku, di sebelah kananku, di sebelah kiriku, di sebelah atasku, di sebelah bawahku, di depanku, di belakangku dan jadikanlah aku bercahaya.” (HR. Bukhari)

Nah, itulah 5 amalan agar bisa melewati jembatan shiratal mustaqim dengan selamat dan bisa menuntun kita sampai ke surga yang penuh dengan kenikmatan.

Jika suka dengan video ini, jangan lupa like, komentar dan share video ini ke berbagai social media agar trending dan banyak orang yang tertolong dengan ilmu yang bermanfaat ini. Sekian, assalami Alaikum Wr. Wb.!

Sebelum menutup, mungkin teman2 TrendQuran Family bertanya-tanya mau mengukur bagaimana keadaan teman2 saat melintasi jembatan shiratal mustaqim? Atau apakah termasuk dalam golongan yang dimudahkan atau tidak?

Nah simak apa yang telah disampaikan oleh Syekh Muhammad al-Hamdani ini:

Beliau menyampaikan,

Pada saat meniti jembatan Shirat al-Mustaqim, umat Nabi Muhammad SAW akan terbagi menjadi tujuh golongan, yakni

(1) orang yang jujur (Shiddiq) akan meniti jembatan Shirat al-Mustaqim secepat kilat;

(2) orang berilmu (‘alim) akan meniti secepat angin yang kencang;

(3) para wali abdal akan meniti secepat burung terbang (beberapa jam);

(4) orang yang mati syahid akan meniti secepat kuda balap dalam waktu setengah hari;

(5) orang yang mati pada saat menunaikan ibadah haji, akan meniti dalam waktu satu hari penuh;

(6) orang yang taat beribadah, akan meniti dalam waktu satu bulan; dan

(7) orang yang sering melakukan maksiat, akan meniti jembatan Shirat al-Mustaqim dengan meletakkan kaki di atas titian, sedangkan dosa mereka diletakkan di atas punggung.

SEKIAN… LEBIH DAN KURANGNYA MOHON DIMAAFKAN. Semoga artikel soal 5 amalan untuk melewati jembatan sirotol mustaqim ini bermanfaat. Baca juga: Alasan Kenapa Nabi Isa yang Membunuh Dajjal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d blogger menyukai ini: